Wednesday, April 27, 2011

Mengapa warna kuning telur berbeda-beda kalau direbus ?

Pernahkan teman-teman memperhatikan pada saat kita merebus telur. Kalau kita merebus sebentar dan kuning telur belum mengeras, warna kuning telur masih tetap tidak berubah. Tetapi apabila kita merebus kelamaan sampai kuning telur mengeras warnanya menjadi abu-abu atau hijau. Semakin lama merebus maka perubahan warna semakin banyak. Ayo dicoba aja !!
Tahukah kenapa kuning telur bisa berubah warnanya ?
Warna kuning telur berubah menjadi abu-abu atau hijau karena adanya persenyawaan besi dan belerang saat telur matang. Kuning telur mengandung 85 kali lebih banyak zat besi daripada putih telur. Kandungan sulfur pada putih telur sedikit lebih banyak pada kuning telur. Pada saat telur direbus, putih telur bereaksi melepaskan banyak H2S (Hidrogen Sulfida) yang kemudian bereaksi dengan zat besi membentuk ferro sulfida. Reaksi ini mengakibatkan adanya perubahan warna pada permukaan kuning telur menjadi abu-abu atau kehijauan. Semakin lama direbus semakin banyak dan tebal terjadi perubahan warna permukaan kuning telur. Meskipun begitu, perubahan warna ini tidak berbahaya dan tidak merubah rasa maupun nilai gizi dari telur.
Agar tidak berubah warna, jangan merebus telur terlalu lama di air panas, dan setelah direbus, rendamlah telur tersebut di air dingin atau air es agar proses pemasakan kuning telur tidak terus berlangsung.

Sumber: duniasains.com

0 comments:

Post a Comment

Adds

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More