Monday, July 18, 2011

HIV yang Lama Baru Terdeteksi

Tanya:
Akhir april 2011, kekasih saya mengeluh cepat lelah, agak mual, kepala pusing  dan bila naik tangga nafasnya cepat terengah dan jantung berdetak lebih cepat dr biasanya. Kami bawa ke dokter umum langganannya. Dikatakan bahwa dia stress perlu baanyk istirahat dan jangan banyak pikiran,
Setelah 3 hari tidak ada perubahan, kami kembali dan dianjurkan periksa darah dan air seni. Semua normal.

Kami sempat menanyakan apakah perlu ronsen paru-paru, karena 3 tahun yg lalu, paru-parunya kena flek tapi sudah sembuh total. Dokter bilang tadak perlu. Tapi tetap tak ada perubahan.
Tgl 22 mei sehabis mandi sore, kondisinya kedinginan dan dadanya nyeri. kami memutuskan untuk dibawa ke RS. Awal diopname kekasih saya hanya di infus, bila buang air atau mandi bisa ke kamar mandi sendiri. Diagnosa awal radang paru-paru.
Tetapi 3 hari setelah di RS kondisinya bukan membaik tetapi terus menurun, pernafasan harus dibantu oksigen, buang air dan mandi di tempat tidur.

Seminggu kemudian 28 mei kondisinya memburuk, tidak bisa duduk walau beberapa menit. Kesimpulan dokter selanjutnya cukup mengagetkan dan memukul: kekasih saya terjangkit HIV, beliau menyarankan utk test ELISA, hasilnya positif. Taggal 14 Juni, kekasih saya meninggal dunia..
Timbul beberapa pertanyaan di hati saya:

Apakah hanya virus HIV yang menurunkan CD4?
Apakah penanganan dokter salah, karena ciri-ciri badan kurus memang dari kecil ia seperti itu, kalau luka atau digigit nyamuk kulit menjadi merah dan sulit hilang, memang dari kecil ia seperti itu..
Apakah dokter ada tanggapan mengenai kasus ini?
Terima kasih.
NA

Jawab:

Saudara NA,
Saya ikut berduka atas dipanggilnya sang kekasih menghadap Allah. Semoga diampuni semua kesalahan dan diterima amal ibadahnya.
Saya percaya dengan hasil tes HIV yang positif mengingat 3 tahun lalu sudah ada riwayat pengobatan TB Paru dan kondisi paru sebelum meninggal sangat mungkin terinfeksi “Pneumonia Jeruvecy” : infeksi paru pada HIV. Penanganan dokter sudah tepat, hanya penyakitnya yg memang berat sehingga susah untuk dikejar.
Kekebalan tubuh (CD4) kekasih sebelum meninggal pasti sangat rendah (< 50). CD4 rendah (normal 400-1400) bisa disebabkan oleh selain infeksi HIV: Pneumonia berat, Sepsis, perawatan infeksi di ICU. Tapi biasanya hanya sampai 70. Kalau sdh di bawah 50 biasanya pada AIDS.
Saran saya : ikhlaskanlah kepergian sang kekasih menghadap Allah.
Jangan dicari-cari tertular darimana soalnya itu masa lalu. Agar ia bisa istirahat dengan tenang di surga.
Wassalam
dr. Muchlis AU Sofro, SpPD-KPTI.
Pakar HIV-AIDS di Jawa Tengah
Dosen di FK UNDIP Semarang
Internis di RS dr. Kariadi Semarang

Sumber: http://netsains.com/2011/07/hiv-yang-lama-baru-terdeteksi/

1 comments:

Blog ini sangat aneh, tapi betitle blog iptek hmmm..aneh dan menghibur.

Post a Comment

Adds

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More