Thursday, December 16, 2010

4G Merambah Indonesia Via Ericsson

Ericsson, sebagai salah satu pemimpin teknologi mobile 2G, 3G dan 4G, pada kesempatan kali ini mendatangkan perangkat teknologi canggih Long Term Evolution (LTE) ke Indonesia. Kedatangannya kali ini bertujuan untuk melakukan uji coba layanan selular generasi ke empat. Ericsson pada kali ini tidak hanya menghadirkan satu jenis teknologi, namun memberikan alternatif teknologi FDD (Frequency Division Duplex) dan TDD (Time Division Duplex). Acara ini mengambil tempat di Wisma Pondok Indah, Jakarta (14/12).
CHIP Online Ericsson Lakukan
 Uji Coba Layanan 4G LTE menghadirkan Para Pembicara
Pada acara ini dihadiri oleh Hardyana Syintawati selaku VP Marketing dan Komunikasi, Ericsson Indonesia; Heru Sutadi selaku Komisaris, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia; Ir.Gunawan Wibisono, M.Sc, Ph.D selaku Dosen, Electrical Engineering Department, Universitas Indonesia; dan Yuswohady selaku Technical Advisor, Dwisapta. Para pembicara membahas dengan tuntas kehadiran 4G dari berbagai sudut pandang, sehingga memberikan bahasan yang menarik akan keberadaan 4G di Indonesia.
CHIP Online Ericsson 4G LTE 
di Indonesia dengan Para Pembicara
Hardyana menjelaskan akan keberadaan uplink dan downlink yang seyogyanya digunakan bersaman-sama, namun terlepas dari teknologi itu sendiri, yang terpenting adalah kehadiran 4G akan dapat memberikan begitu banyak kegunaannya untuk masyarakat. Heru berpendapat mengenai industri pasar apakah sudah membutuhkan akan kehadiran 4G ini, karena belum banyak provider yang mau melakukan perubahan frekuensi, dikarenakan jalur 2G dan 3G pada frekuensi sekarang yang masih umum digunakan. Gunawan memberikan masukkan akan aspek masyarakat yang menjadi kunci akan kegunaan 4G, keterlambatan 1-2 tahun di masa mendatang demi memastikan berbagai pihak dalam mematangkan industri ini. Pun dijelaskan oleh Yuswohady, bahwa bottleneck dapat terjadi jika jalur dan infrastrukturnya belum menunjang, akan menjadikan ketimpangan yang berakibat kehadiran 4G menjadi kurang berguna bagi masyrakat. Intinya, kehadiran 4G akan berguna bagi semua pihak, jikalau semua pihak turut bergerak bersama-sama ke arah yang sama, baik penggunanya, maupun penyedia layanan 4G ini.
CHIP Online Ericsson 4G_LTE 
di Indonesia oleh Mats Otterstedt
Mats Otterstedt selaku Presiden Direktur, Ericsson Indonesia juga berpesan, bahwa pesatnya perkembangan teknologi selular memungkinkan layanan pita lebar melalu perangkat nirkabel. Beliau menambahkan, bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dimana pertumbuhan koneksi internet didukung penuh oleh pertumbuhan sambungan selular, dan untuk itulah semuanya harus bergerak bersama-sama.
CHIP Online Ericsson Lakukan 
Uji Coba Layanan 4G LTE di Tanah Air
Melalui layanan LTE, berbagai uji coba aplikasi dilakukan secara bersamaan. Ericsson memperagakan aplikasi seperti e-learning, jurnalisme warga hingga video conference. Selain peragaan itu, perangkat LTE Ericsson juga akan digunakan sebagai perangkat pendukung rangkaian kegiatan peningkatan kompetensi yang akan berlangsung bulan depan. Kegiatan ini mencakup pelatihan dan seminar LTE dengan peserta dari kalangan regulator, universitas dan operator.
CHIP Online Ericsson 4G LTE 
di Indonesia Demo dari Kusuma Lienandjaja
Para media pun diperlihatkan perangkat-perangkat yang diperlukan oleh teknologi LTE, namun tidak diperkenankan melakukan dokumentasi foto. Di akhir acara, Kusuma Lienandjaja dari Ericsson Indonesia melakukan demo video streaming yang dilakukan langsung menarik data dari server Ericsson di Swedia. Kusuma memaparkan, bahwa penggunaan frekuensi 2,3 GHz dapat mencapai 80 Mhz untuk downlink dan uplink hingga 20 Mhz.

Sumber: http://gratisanlounge.blogspot.com

0 comments:

Post a Comment

Adds

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More