Friday, November 12, 2010

Puisi


Janji Semu
Di penghujung sore itu
Di bangku waktu
Aku menunggu
Sebuah kepastian janjimu
Entah berapa kali lagi
Jam akan berputar
Menghitung waktu
Sia-sia berlalu

Deras hujan sore itu
Mengguyur tubuhku
Menyiram hati yang pilu
Dikhianati janji semu

Janji lidah tak bertulang
Sekejap saja hilang
Menggores hati melebihi pedang
Tak pernah terpatri dalam hati
Hanya melukai
Hati yang setia menanti



Karya: Angga Rizqiawan

2 comments:

kelihatannya itu bnar2 ksah nyta anda,benarkah?
Kta-katanya begitu menyentuh...

ya,,, bener banget itu pengalaman nyata....

Post a Comment

Adds

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More