Wednesday, March 7, 2012

KATA MOTIVASI MARIO TEGUH

  • Jika anda menasehatkan sesuatu yang belum pernah anda lakukan, cepat atau lambat anda akan diuji dengan apa yang anda nasehati. Nasehatkan tentang kesabaran, maka kesabaran anda akan diuji.
  • Orang lain adalah cermin. Ada dua jenis : cermin baik dan buruk. Cermin buruk, sebaik apapun diri kita, akan tetap memantulkan gambar diri yang bengkok. Itulah mengapa anda perlu bergaul dengan lingkungan yang baik
  • Kebesaran orang bukan ditentukan oleh besar kecil tubuhnya, melainkan besar kecil hatinya.
  • Tidak mungkin ada dua benda dalam satu ruang. Pilih apa yang hendak anda masukkan ke hati anda : kebaikan atau kejahatan?
  • Budi Pekerti adalah tindakan baik yang didasari oleh tujuan yang baik. Tujuan kemanusiaan dari budi pekerti adalah agar anda berguna bagi sesama.
  • Hadiah pertama bagi orang yang melakukan kebaikan adalah kebaikan.
  • Penampilan terbaik dari seseorang adalah penampilan yang mewakili hati yang baik.
  • Manusia terindah adalah manusia yang bermanfaat untuk saudaranya.
  • Bagi pribadi yang tidak waspada dan tidak bersikap baik, dia bahkan akan menipu dirinya sendiri di hadapan pribadi yang mulia dan jujur kepadanya.
  • Segala yang kita lakukan tidak ada yang tidak beresiko. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Ada beberapa panduan menyikapi resiko.
  • * Resiko tidak seharusnya membuat kita ciut nyali, namun tidak seharusnya juga menjadikan diri sebagai orang yang tidak takut dosa.
  • * Memilih sebuah hubungan adalah menerima resiko, cerminan diri kita dapat dilihat dari perilakunya terhadap kita.
  • * Resiko seharusnya dapat membuat kita menjadi orang yang lebih baik.
  • * Berfokuslah pada apa yang berani kita lakukan, hasilnya kita serahkan kepada Tuhan.
  • Jangan paksa orang untuk berubah. Berubah itu sulit. Berkasih sayanglah.
  • Perubahan itu tidak mudah, terutama untuk memperbaiki kualitas hidup.
  • Harus datang akhir dari masa di mana orang mengambil keuntungan dari mengatakan dan melakukan yang tidak jujur kepada kita dan kepada mereka yang kita cintai.
  • Inginkanlah yang mudah, tetapi jangan lupakan keharusan mu untuk menjadi lebih kuat. Bukan pemberian yang mudah yang akan memudahkan hidup mu, tetapi kemampuan yang menjadikan mu pantas bagi semua pemberian besar – yang tidak mudah untuk didapat itu, yang akan menjadikan mu penegak kehidupan yang berjaya.
  • Lebih mudah meneruskan apa adanya, walau pun tidak mudah hidup dalam kesulitan. Maka jangan ganggu dia yang sulit berubah, walau pun itu untuk kebaikannya sendiri. Biarkanlah dia mengutamakan yang mudah sekarang, karena dia tidak keberatan dengan kesulitannya.
  • Orang yang hidup hanya untuk dirinya sendiri ・lebih mudah untuk merasa sedih dan tidak berguna.
  • Tujuan hidup adalah sebuah ketetapan yang mendasari semua rencana dan kerja kita, dan yang menjadi penjaga arah perjalanan.
  • Kasih sayang itu sederhana. Tetapi, tidak sederhana perannya dalam mencantikkan kehidupan kita. Marilah kita mengikhlaskanlah diri untuk mengasihi pasangan kita sepenuhnya.
  • Jika kita sedang benar, jangan terlalu berani dan bila kita sedang takut, jangan terlalu takut. Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan kita.
  • Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan.
  • Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil.
  • Kita hanya dekat dengan mereka yang kita sukai. Dan seringkali kita menghindari orang yang tidak tidak kita sukai, padahal dari dialah kita akan mengenal sudut pikiran yang baru.
  • Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.
  • Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang diidamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan.
  • Jangan menolak perubahan hanya karena kita takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya kita merendahkan nilai yang bisa kita capai melalui perubahan itu.
  • Kita tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila kita berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama kita. Kita akan disebut baru, hanya bila cara-cara kita baru.
  • Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap kita tepat, dan tidak ada yang bisa menolong bila sikap kita salah.
  • Orang lanjut usia yang berorientasi pada kesempatan adalah orang muda yang tidak pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi pada keamanan, telah menua sejak muda.
  • Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, kita akan punya kesempatan untuk bersikap berani.
  • Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. kita akan menjadi lebih damai bila yang kita pikirkan adalah jalan keluar masalah.
  • Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian kita dapat.
  • Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan.
  • Bila kita belum menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat kita, bakatilah apapun pekerjaan kita sekarang. Kita akan tampil secemerlang yang berbakat.
  • Kita lebih menghormati orang miskin yang berani daripada orang kaya yang penakut. Karena sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa depan yang akan mereka capai.
  • Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapat pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan.
  • Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin. Dengan mencoba sesuatu yang tidak mungkin,kita akan bisa mencapai yang terbaik dari yang mungkin kita capai.
  • Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.
  • Bila kita mencari uang, kita akan dipaksa mengupayakan pelayanan yang terbaik. Tetapi jika kita mengutamakan pelayanan yang baik, maka kitalah yang akan dicari uang.
  • Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi orang tua yang masih melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan saat muda.
  • Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.
  • Kita lebih menghormati orang miskin yang berani daripada orang kaya yang penakut. Karena sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa depan yang akan mereka capai.
  • Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin. Dengan mencoba sesuatu yang tidak mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik dari yang mungkin anda capai.
  • Waktu, mengubah semua hal, kecuali kita. Kita mungkin menua dengan berjalanannya waktu, tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus mengubah diri kita sendiri.
read more

Belajar dari Bapak Tua yang Bijak

Suatu ketika hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan raut mukanya ruwet. Tamu itu memang tampak seperti orang yang tidak berbahagia.


Tanpa membuang waktu orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak itu hanya mendengarkan dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam dan meminta tamu itu untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Coba minum ini dan katakana bagaimana rasanya”, ujar Pak Tua itu.

“Pahit.., pahit sekali rasanya…”, jawab tamu itu sambil meludah kesamping.

Pak Tua sedikit tersenyum. Lalu ia mengajak tamunya berjalan ke tepi telaga didalam hutan didekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan dan akhirnya sampailah mereka ketepi telaga yang tenang itu.

Pak Tua itu kembali menaburkan segenggam garam ke dalam telaga. Dengan sepotong kayu dibuatnya gelombang-gelombang dari adukan-adukan itu yang menciptakan riak-riak air. “Coba ambil air dari telaga ini dan minumlah”, perintah Pak Tua. Saat tamu itu selesai meneguk air itu, Pak Tua kembali bertanya, “Bagaimana rasanya?”

“Segar”, sahut tamunya. “Apakah kamu merasakan garam didalam air itu?”, Tanya Pak Tua lagi. “Tidak”, jawab si anak muda.

Dengan kebapakan Pak Tua menepuk-nepuk punggung anak muda itu. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh disamping telaga itu. “Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan itu adalah layaknya segenggam garam, tidak lebih dan tidak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama. Dan memang akan tetap selalu sama.”

“Tapi, kepahitan yang kita rasakan akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.”

Pak Tua itu kembali memberi nasehat, “Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung sgalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas. Buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.”

Keduanya lalu beranjak pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, ‘sang orang bijak’, kembali menyimpan ‘segenggam garam’ untuk anak muda lain yang sering datang kepadanya membawa keresahan jiwa… (sumber)
read more

Saturday, March 3, 2012

Lisozim: Penangkal Bakteri Alami pada Airmata

Mata kita sebagai salah satu organ yang paling sensitif dilindungi oleh organ lain dan zat kimia tertentu. Mulai dari rambut mata, alis, dan kelopak mata yang melindungi secara fisik, mata juga dilindungi oleh airmata yang melindungi secara kimiawi. Airmata ternyata tidak hanya memiliki fungsi untuk melumasi mata yang kering tetapi juga melindungi mata dari mikroorganisme berbahaya terutama bakteri.
Sekitar seabad yang lalu, peraih Nobel bidang kedokteran Alexander Fleming menemukan bahwa airmata mengandung protein yang bersifat antiseptik yang disebut lisozim. Setelah penemuan ini telah banyak penelitian yang dilakukan untuk mengetahui struktur dan cara kerja protein tersebut dalam membunuh bakteri.
Tim peneliti dari University of California Irvine menemukan bahwa struktur lisozim tersebut seperti memiliki semacam “mulut” yang dapat “memangsa” bakteri berbahaya. Tim ini menggunakan suatu transistor yang sangat kecil sekitar 25 kali lebih kecil daripada sirkuit laptop atau smartphone. Lisozim ditempelkan pada transistor ini dan kemudian aktivitasnya dipantau. Pengamatan menunjukkan bahwa lisozim memang memiliki struktur seperti mulut yang dapat memakan bakteri lewat jalan menghancurkan dinding selnya. Hal ini dimungkinkan karena adanya aktivitas katalitik dari lisozim.
“Mulut lisozim tersebut akan mengunyah bagian dinding sel bakteri yang masuk dan ingin menginfeksi mata kita,” jelas Professor Gregory Weiss, seorang ahli biologi molekular yang merupakan wakil ketua proyek ini. Butuh beberapa tahun bagi para peneliti dari UCI ini untuk menyusun transistor ekstra kecil ini dan dapat digunakan untuk mendeteksi aktivitas dari protein pada airmata.
Para peneliti berharap teknologi ini juga dapat digunakan untuk mendeteksi molekul karsinogenik penyebab kanker. Gregory Weiss, yang kehilangan ayahnya akibat menderita kanker paru-paru, mengatakan apabila suatu molekul terdeteksi terkait dengan kanker maka kita akan dapat mendeteksi keberadaan kanker jauh lebih awal. Apabila keberadaan kanker diketahui jauh lebih awal, pasien akan memiliki peluang untuk sembuh jauh lebih besar.

From: netsains.net
read more

Gen Pengontrol Tidur

“Ketika malam tiba, tubuh kita menjadi lelah dan mengantuk” adalah kondisi yang kita lihat di permukaan. Tetapi di belakang layar,  rangkaian mekanisme kompleks pada tingkat molekuler, dikendalikan oleh gen-gen kita, bekerja keras untuk mewujudkan kondisi “mengantuk”.
Tulisan ini semoga menjadi informasi berguna untuk mereka yang tertarik pada “kantuk”, terutama para insomnia mania.
Saat ini, peneliti telah berhasil mengidentifikasi sebuah gen bernama Insomniac, yang berperan dalam kondisi “mengantuk” dengan menggunakan sistem model pada lalat buah (Drosophila melanogaster). Dalam biologi molekuler hewan, sistem model yang paling sering digunakan adalah lalat buah, sedangkan pada tanaman menggunakan Arabidopsis thaliana. Adalah Nicholas Stavropoulus, seorang post-doc, dan Michael W. Young, Profesor di Richard and Jean Fisher dan Kepala Laboratorium Genetik di Rockefeller University yang telah melakukan skrining genetik pada lebih dari 21000 lalat buah.
Dengan menggunakan sinar inframerah untuk mendeteksi ketika lalat tertidur, mereka menemukan bahwa mutasi pada gen insomniac berhubungan dengan penurunan dramatis jumlah waktu tidur. Lalat buah normal tidur dengan rata-rata waktu 927 menit per hari, sedangkan lalat buah dengan mutasi gen insomniac hanya 317 menit per hari. Lalat termutasi juga tidur dalam frekuensi bangun lebih sering.
Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa gen Insomniac berperan dalam menciptakan kondisi tidur dan menjaga durasi waktu tidur pada lalat buah. Yang lebih menarik bagi para ahli biologi molekuler hewan adalah bahwa gen tersebut mungkin bekerja melalui mekanisme homeostasis. Berbeda dengan studi selama ini yang menghubungkan tidur dengan jam biologis (cicardian clock). Artinya, gen tersebut bekerja bukan berdasarkan waktu akan tetapi berdasarkan kebutuhan tubuh (homeostasis adalah sistem yang menjaga tubuh tetap stabil, dlm keseimbangan kebutuhan).
Secara molekuler, peneliti percaya bahwa Insomniac bekerja melalui serangkaian degradasi protein yang melibatkan kompleks bernama Cul3 (salah satu dari famili protein degradasi). Sebagaimana kita ketahui, proses degradasi protein sangat penting untuk tubuh dalam menjaga homeostasis). Jika hasil tersebut benar, maka inilah untuk pertama kalinya diketahui bahwa kondisi tidur berhubungan dengan degradasi protein.
Peneliti juga mencari hubungan antara tidur dan masa hidup. Lalat dengan mutasi gen insomniac hidup hanya 3/4 masa hidup lalat normal. Akan tetapi ketika peneliti menghilangkan gen tersebut pada sistem syaraf (neuron), lalat tersebut tidur tetap kurang dari lalat normal namun memiliki masa hidup yang sama. Penemuan ini berarti bahwa gen Insomniac kemungkinan besar berperan dalam pengaturan tidur mempengaruhi gen lain yang berperan dalam pengaturan masa hidup. Ketika gen Insomniac dihilangkan, gen masa hidup tetap berfungsi normal.
Hal tersebut diatas menunjukkan bahwa kekurangan tidur kemungkinan besar tidak mengurangi masa hidup. Kalimat sebelum ini mungkin membuat bersorak para insomnia.
Tidur adalah perilaku dan kebutuhan dasar pada semua hewan. Secara umum diketahui bahwa tidur merupakan mekanisme recharging otak dan penyimpanan memori jangka panjang. Sistem kardiovaskular juga mendapatkan sedikit break ketika kita tidur. Selama tidur, tubuh mendapatkan pula kesempatan untuk memperbaiki jaringan otot dan sel mati. Pada anak-anak dan orang dewasa, hormon pertumbuhan diketahui dilepaskan selama kita tidur.
Hasil penelitian diatas mengenai gen Insomniac memberikan beberapa petunjuk mengenai bagaimana tidur diatur pada tingkat molekuler dan dapat berguna untuk memahami masalah terkait tidur (penyakit, dsb).
Sumber wacana :
Stavropoulos N, Young Michael W (2011) insomniac and Cullin-3 Regulate Sleep and Wakefulness in Drosophila. Neuron 72: 964-976. DOI:10.1016/j.neuron.2011.12.003
Web article 1
Web article 2
read more

Mayat sebagai Pulau yang Dihuni Serangga

Serangga adalah hewan yang paling berlimpah di Bumi dalam hal ragam jenis atau spesiesnya maupun jumlahnya. Diperkirakan ada 900.000 spesies serangga yang diketahui terbang, merayap, dan berenang, tetapi tidak seorangpun tahu berapa banyak serangga yang ada karena terlalu banyak jumlahnya untuk di hitung!.
Serangga hidup diberaneka ragam habitat dan iklim. Serangga hampir ada dimana saja, membuatnya sebagai salah satu sarana ahli forensik yang sangat bagus. Dua kelompok serangga lalat (Diptera) dan kumbang (Coleoptera), penting bagi entomologiwan forensik karena serangga – serangga itulah yang paling lazim terdapat pada bangkai di banyak habitat dan iklim.
Dalam serial movie Bones (FOX) terdapat karakter yang sangat menarik yaitu sebagai entomologiwan yang bernama Dr. Jack Hodgins (diperankan oleh T. J. Thyne) yang dapat memperkirakan waktu kematian sebuah mayat dengan melihat pertumbuhan larva – larva serangga yang menghuni sebuah mayat. Dalam ilmu entomologi, tekadang memandang sebuah mayat sebagai mikrohabitat sementara dengan melihat iklim dan komunitas serangga yang sedikit berbeda dengan lingkungan yang lebih luas yang menjadi tempat mayat tersebut.
Mayat, mengalami perubahan suhu dan kelembapan data berdekomposisi, membuatnya dapat ditempati oleh jenis serangga yang berbeda pada waktu ke waktu yang berbeda. Serangga yang hidup pada atau dekat mayat bergantung pada persyaratan makanan, iklim, dan naungan. Serangga – serangga menginvasi mayat dengan pola umumnya dapat diduga, meskipun suksesi ini beragam antar wilayah saat iklim, habitat, dan spesies berubah. Misal, mayat tetap lembab dan menarik bagi lalat dalam waktu jauh lebih lama di wilayah tropis yang lembab daripada di gurun yang kering. Sama halnya , kumbang yang biasa memakan makanan sisa yang kering di iklim sedang tidak terdapat pada bangkai di tropika karena bangkai disitu tidak kering.
Lalat tiba pertama kali di mayat yang sedang mulai membusuk. Lalat bangkai (family Calliphoridae) dan lalat daging (family Sarcophagidhae) adalah jenis lalat paling umum yang ditemukan oleh entomologiwan forensik di tubuh mayat. Ini kemungkinan karena mayat yang mulai membusuk merupakan makanan yang kaya akan protein dan tempat yang bagus untuk berkembang biak bagi lalat dan anaknya. Lalat sangat menyukai makanan yang kaya protein sehingga indera penciumannya yang kuat membuatnya dapat menemukan bangkai dalam hitungan menit. pada mayat yang mulai membusuk, lalat meminum darah dan cairan lain untuk memberinya energi dalam berkembang biak. Lalat bangkai meletakkan telurnya di lubang – lubang tubuh. 12 – 18 jam kemudian, larva umumnya dikenal sebagai belatung, muncul dari telurnya untuk mencari makanan.
Lalat daging mempunyai strategi yang berbeda. Lalat ini melahirkan larva dan menjatuhkannya ke lubang – lubang tubuh saat terbang di atasnya. Saat telur larva bertambah banyak, semut dan kumbang – kumbang pemangsa membawanya pergi sebagian memakannya. Tidak lama kemudia  bangkai itu memanas karena larva dalam jumlah lebih banyak dan lebih besar dengan cepat memakan daging dalam jumlah banyak – dan bakteri yang terdapat dalam bangkai mulai menguraikan jaringan juga, menambahkan lebih banyak panas. Suhu dalam bangkai bisa mencapai 53o C. Kegiatan semua makhluk ini akan menyebabkan perubahan dalam tanah dan semakin lama semakin rumit. Beberapa serangga berdatangan untuk memakan serangga – serangga lain yang memakan bangkai.
PERKEMBANGAN SERANGGA
Para ahli forensik, sering mempergunakan llat untuk memperkirakan waktu seorang korban meninggal. Lalat mempunyai daur hidup holometabola yang artinya peenampilan pada tahap larva sangat berbeda dengan penampilan pada tahap dewasa. Ini adalah sifat lalat yang dapat menjadi sarana yang baik bagi penyidik forensik. Lalat melewati enam tahap perkembangan :
-    Telur
-    Larva instar satu
-    Larva instar dua
-    Larva instar tiga
-    Pupa
-    Dewasa
Telur – telur spesies lalat yang berbeda menetas pada waktu yang berbeda, tergantung pada suhu lingkungannya. Saat menetas larva instar satu muncul (Instar adalah tahapan perkembangan larva). Larva melewati perubahan tampilan fisik selama setiap instar. Perubahan ini dapat terjadi sedemikian tidak terlihat dan melibatkan tampilan – tampilan yang sangat kecil. Sehingga instar – instar sulit untuk dicirikan tanpa mikroskop. Lamanya seekor lalat tumbuh dari satu tahap ke tahap berikutnya terutama tergantung pada suhu. Pada umumnya, lalat berkembang dari telur ke dewasa dalam sepuluh hingga dua puluh tujuh hari pada suhu 27oC.
Serangga sangat rentan terhadap panas dan dingin yang ekstrem, karena lalat tidak dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri. Jika suhu menjadi terlalu panas atau dingin, lalat tidak akan terbang atau meletakkan telurnya, dan larva tidak akan tumbuh. Penurunan suhu hingga 10oC dapat memperlambat pertumbuhan larva dengan nyata.
Jeda waktu antara kematian korban dan penemuan mayat disebut postmortem interval (PMI). Para ahli forensik mencatat u,ur, atau tahap perkembangan serangga yang ada di tubuh mayat. Karena lalat dapat menemukan tubuh mayat dalam hitungan menit sejak kematian korban, umur lalat pada tubuh mayat dalam sebagian besar kasus sangat dekat dengan PMI. Ada sebuah fasilitas penelitian ternama yang menjadi tempat para ilmuwan untuk meneliti dekomposisi mayat manusia. “The Body Farm” dimulai oleh William Bass, seorang antropologi forensik pada tahun 1971 di Universitas Tennessee Medical Center di Knoxville. Hampir 40 mayat dengan berbagai situasi yang terdekomposisi di sana. Penelitian ini menyumbangkan perkiraan waktu kematian dengan membandingkan dekomposisi manusia dan suksesi serangga pada manusia dalam berbagai lingkungan dan skenario.

From netsains.com
read more

Adds

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More